Apakah Anda sedang mencari rekomendasi buku cerita anak PAUD yang edukatif untuk melatih kepekaan indra pendengaran si kecil? Buku cerita bergambar berjudul Dengar, Suara Apa Itu? hadir sebagai pilihan hangat bagi orang tua dan guru dalam mengenalkan keindahan alam serta satwa liar kepada anak usia dini. Di dalam buku ini, kita akan diajak mengikuti petualangan seru Bello, si kelinci kecil yang lucu, yang memutuskan untuk berjalan-jalan menjelajahi hutan di dekat rumahnya setelah hujan reda. Sepanjang perjalanannya, Bello dikelilingi oleh berbagai suara misterius yang unik, mulai dari nyanyian serangga musim panas hingga kepakan sayap kecil di antara kelopak bunga. Melalui kisah interaktif ini, si kecil tidak hanya diajak menirukan bunyi alam yang jenaka, tetapi juga belajar menumbuhkan rasa ingin tahu, kepekaan rasa, serta kepekaan terhadap alam sekitar sejak dini.
📌Spesifikasi Buku
Penulis : Novel Meilanie
Jenjang : PAUD
Halaman : 29 halaman
Bahasa : Indonesia
Tema : Dunia Hewan
Format : Buku Audio
Tahun Terbit : 2022
Penerbit: Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Pesan Moral / Nilai Karakter: Menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap lingkungan sekitar serta melatih kelembutan hati dan kepekaan terhadap alam beserta seluruh makhluk hidup di dalamnya.
🔍Baca PDF-nya
🎬Sinopsis
Kisah dalam buku cerita Dengar, Suara Apa Itu? diawali ketika hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari akhirnya reda. Bello, seekor kelinci kecil yang lucu, merasa sangat gembira dan memutuskan untuk berjalan-jalan menjelajahi hutan hijau di dekat rumahnya. Di sepanjang jalan, Bello yang memiliki rasa ingin tahu tinggi mendengar berbagai suara unik dan berpetualang menemukan hewan-hewan lucu di balik suara tersebut, mulai dari nyanyian katak “KWOK”, tonggeret di pepohonan yang berbunyi “rrret rrret”, cicit manis anak burung di sarangnya, dengungan lebah Lea yang sedang mencari madu, tikus hutan yang melompat di semak-semak, hingga jangkrik yang mengerik merdu.
Namun, petualangan seru Bello di dalam hutan harus menghadapi rintangan ketika kawanan nyamuk nakal datang mendengung “nguuung” di sekitarnya dan menggigit kulitnya. Gigitan nyamuk nakal itu menyadarkan Bello bahwa hari sudah mulai sore dan sudah saatnya dia untuk segera kembali ke rumah. Bello pun segera berlari pulang dengan riang gembira karena tahu sang mama tercinta sudah menunggunya dengan penuh kasih sayang di rumah.
📝Resensi Buku
- Kelebihan Cerita: Buku fabel interaktif ini dikemas secara sangat menarik untuk merangsang rasa ingin tahu anak usia dini melalui pengenalan satwa liar di sekeliling mereka. Keunggulan utamanya terletak pada eksplorasi kata tiruan bunyi (onomatope) yang kaya dan menyenangkan, seperti nyanyian katak (“KWOK”), tonggeret (“rrret”), cicit anak burung (“cuit”), lebah (“zzz”), tikus hutan (“cicicicit”), jangkrik (“krik”), hingga dengungan nyamuk (“nguuung”). Pendekatan ini sangat efektif mengajak anak berpartisipasi aktif dalam menirukan suara alam sembari menikmati visualisasi karakter hewan hutan yang digambarkan secara ekspresif, hangat, dan penuh warna oleh ilustrator.
- Elemen Edukatif Tambahan: Di bagian akhir, buku ini menyertakan halaman biodata kreatif para pembuat buku yang dapat mengenalkan profesi penulis, ilustrator, dan penyunting kepada anak-anak. Selain itu, terdapat lembar informasi edukatif “Tahukah Kamu” yang memandu orang tua dan guru untuk mengakses ratusan buku literasi digital gratis yang aman dan ramah anak melalui laman resmi kemdikbud di www.budi.kemdikbud.go.id.
⭐Manfaat Perkembangan
Membaca buku cerita Dengar, Suara Apa Itu? secara aktif bersama orang tua atau guru memberikan berbagai manfaat penting bagi perkembangan anak usia dini (PAUD), antara lain:
- Perkembangan Bahasa dan Literasi Dasar: Melalui cerita ini, anak-anak diajak untuk aktif menirukan berbagai suara hewan yang muncul di sepanjang petualangan. Kegiatan menirukan bunyi seperti “KWOK”, “cuit cuit”, “zzz zzz”, hingga “krik krik” ini sangat baik untuk melatih artikulasi bicara, kefasihan pelafalan, serta memperkaya kosakata onomatope (tiruan bunyi) anak sejak dini.
- Perkembangan Kognitif (Sains Awal): Buku ini membantu anak-anak usia dini mengenal nama-nama, jenis, serta bentuk fisik berbagai binatang yang hidup di lingkungan sekitar dan hutan. Anak belajar mengaitkan suatu identitas hewan dengan karakteristik suara unik yang dihasilkannya.
- Perkembangan Budi Pekerti dan Sosial-Emosional: Melalui aktivitas mengenal alam dan lingkungan sekitar, buku ini menanamkan nilai karakter berupa kepekaan terhadap alam dan lingkungan sekitar. Rasa kepedulian ini merupakan kekayaan emosional yang sangat bernilai untuk menumbuhkan rasa sayang kepada sesama makhluk hidup sejak kecil. Selain itu, akhir cerita yang menunjukkan Bello bergegas pulang karena Mama sudah menunggu melatih anak memahami konsep kasih sayang keluarga dan rasa aman di rumah.
- Melatih Fokus dan Sensorik (Auditori): Mengajak anak mendengarkan secara saksama suara-suara di sekelilingnya akan merangsang ketajaman indra pendengaran anak, sekaligus memuaskan rasa ingin tahu mereka terhadap asal-usul bunyi misterius di lingkungan sekitar.
🎈Yuk, Main Kuis!
Ajak si kecil bermain tebak-tebakan seru berdasarkan kisah petualangan di dalam buku Dengar, Suara Apa Itu? untuk merangsang rasa ingin tahu dan daya ingat mereka!
Pertanyaan 1: Siapa nama karakter kelinci kecil lucu yang berjalan-jalan menjelajahi hutan?
- A. Lea
- B. Bello
- C. Keli
- Kunci Jawaban: B. Bello
Pertanyaan 2: Saat hujan baru saja reda, Bello mendengar suara “KWOK KWOK”. Suara hewan apakah itu?
- A. Katak
- B. Burung
- C. Jangkrik
- Kunci Jawaban: A. Katak
Pertanyaan 3: Siapa nama lebah kecil yang terbang dari satu bunga ke bunga lain untuk mencari madu?
- A. Bello
- B. Lea
- C. Keli
- Kunci Jawaban: B. Lea
Pertanyaan 4: Bagaimana bunyi suara tikus hutan yang sempat membuat Bello kaget?
- A. rrret rrret
- B. krik krik
- C. cicicicit cicicicit
- Kunci Jawaban: C. cicicicit cicicicit
Pertanyaan 5: Mengapa Bello akhirnya memutuskan untuk segera berlari pulang ke rumahnya?
- A. Karena hari mulai hujan sangat lebat lagi
- B. Karena kulitnya digigit nyamuk nakal dan Mama sudah menunggunya di rumah
- C. Karena Bello merasa lapar dan ingin makan wortel
- Kunci Jawaban: B. Karena kulitnya digigit nyamuk nakal dan Mama sudah menunggunya di rumah
